Layanan administrasi

syarat dan Mekanisme

Berikut syarat dan mekanisme pelayanan administrasi di desa Luwungragi, Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes

Pembuatan Kartu keluarga

  1. Pengantar dari RT dan RW;
  2. Melampirkan foto copy Buku Nikah /Akta Perkawinan (bagi pemohon yang sudah menikah dan dilegalisir pejabat berwenang).
  3. Surat Keterangan Pindah dan atau Surat Keterangan Pindah Datang dan telah tinggal atau berdomisili 1 (satu) tahun kecuali atas ijin Walikota melalui Kepala Dinas bagi yang kurang dari 1 (satu) tahun.
  4. Surat Pernyataan domisili bermeterai cukup yang ditandatangani tetangga terdekat di tempat tujuan dengan melampirkan foto copy KTP yang masih berlaku.
  5. Surat Keterangan Datang dari Luar Negeri yang diterbitkan oleh Dinas bagi penduduk yang datang dari luar negeri karena pindah.
  6. Perubahan KK karena penambahan anggota keluarga yang mengalami kelahiran.

Untuk kasus penambahan anggota keluarga maka syarat yang harus dibawa :

  1. Surat pengantar dari RT/RW
  2. Kartu Keluarga yang lama
  3. Surat Keterangan Kelahiran dari calon anggota keluarga baru yang akan ditambahkan.
  4. Sedangkan untuk kasus penambahan anggota keluarga untuk numpang Kartu Keluarga, maka persyaratannya :
  5. Surat pengantar dari RT/RW
  6. Kartu Keluarga yang lama atau Kartu Keluarga yang ditumpangi.
  7. Surat Keterangan Pindah Datang ( bagi yang kedatangan)
  8. Surat Keterangan Datang dari luar negeri bagi WNI yang datang dari luar negeri.
  9. Paspor , Izin Tinggal Tetap, Surat Keterangan Catatan Kepolisian/ Surat Tanda Lapor Diri( bagi orang asing)

Untuk kasus pengurangan anggota keluarga

  1. Surat pengantar dari RT/RW
  2. Kartu Keluarga yang lama
  3. Surat Keterangan Kematian (bagi yang meninggal dunia)
  4. Surat Keterangan Pindah / pindah datang ( bagi penduduk yang pindah)
  1. Surat pengantar dari RT/RW
  2. Surat Keterangan Kehilangan dari Kepolisian
  3. Kartu Keluarga yang rusak ( kasus KK yang rusak )
  4. Foto kopi dokumen kependudukan dari salah satu anggota keluarga
  5. Dokumen keimigrasian bagi orang asing

pembuatan akta kelahiran

  1. Foto copy Akta Nikah (bagi orang tua yang sudah bercerai dengan menggunakan Akta Cerai) yang telah dilegalisir KUA *apabila tidak bisa memberikan Surat Akta Nikah atau Itsbat maka Anak Merupakan Anak Ibu
  2. Untuk anak yang tidak diketahui asal usulnya persyaratan pembuatan akta harus dilengkapi dengan Surat Keterangan dari Kepolisian (menjelaskan asal usul anak) dan dokter (menjelaskan perkiraan usia anak)
  3. Foto copy Kartu Keluarga yang dilegalisir
  4. Foto copy KTP Ayah dan Ibu, jika usia diatas 17 tahun menggunakan KTP Sendiri
  5. 2 Orang Saksi Pencatatan Pelaporan Kelahiran berikut foto copy KTP yang Masih Berlaku
  6. Surat Keterangan Lahir dari Kepala Desa / Lurah, Dokter, Bidan, Rumah Sakit yang disahkan di desa / kelurahan
  7. Surat Kuasa Bermaterai Rp 6.000,- apabila pencatatan dikuasakan
  8. Mengisi Formulir Permohonan Pencatatan Kelahiran bermaterai Rp 6.000,-
  1. Surat pengantar dari RT / RW dan diketahui oleh Kepala Desa / Lurah;
  2. Fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP) suami-istri;
  3. Fotokopi Kartu Keluarga (KK);
  4. Akta kelahiran anak asli;
  5. Fotokopi Akta Lahir Anak (dua lembar);
  6. Akta Nikah Catatan Sipil Asli;
  7. Fotokopi Akta Nikah Catatan Sipil (suami-istri masing-masing dua lembar);
  8. Mengisi surat pernyataan (formnya akan diberikan oleh petugas Dinas Kependudukan);
  1. Surat pengantar dari Kepala Desa
  2. Surat pengakuan anak dari ayah biologis yang disetujui oleh ibu kandung (F2.38)
  3. Kutipan Akte Kelahiran
  4. Fotokopi KTP, KK ayah biologis dan ibu kandung
  5. Bukti perkawinan secara agama

Persyaratan untuk pencatatan kematian WNI:

  1. Surat Keterangan Kematian dari kelurahan;
  2. Surat Keterangan Kematian dari rumah sakit, puskesmas atau visum dokter;
  3. Asli; dan Fotokopi KK dan KTP almarhum dan pemohon;
  4. Asli dan Fotokopi Kutipan Akta Perkawinan/akta nikah, dalam hal yang meninggal sudah kawin; dan
  5. Asli dan Fotokopi Kutipan Akta Kelahiran yang meninggal.

Persyaratan pencatatan kematian Orang Asing :

  1. Surat Keterangan Kematian dari rumah sakit, puskesmas, atau visum dokter;
  2. Asli dan Fotokopi KK dan KTP bagi pemegang ITAP;
  3. Asli dan Fotokopi SKTT dan SKSKPS bagi pemegang ITAS;
  4. Asli dan Fotokopi Paspor bagi Orang Asing yang memiliki Izin Kunjungan;
  5. Asli dan Fotokopi Kutipan Akta Perkawinan, dalam hal yang meninggal sudah kawin; dan
  6. Asli dan Fotokopi Kutipan Akta Kelahiran yang meninggal.

Pendaftaran nikah

  1. Bukti pemberkatan / pengesahan perkawinan dari pemuka agama / kepercayaan masing-masing.
  2. Photo copy Akta Kelahiran yang bersangkutan.
  3. Surat Keterangan dari Desa / Kelurahan,
  4. Photo copy KK orang tua.
  5. Kutipan Akta Perceraian bagi yang pernah melangsungkan perkawinan.
  6. Kutipan Akta Kematian bagi yang pernah kawin yang salah satunya meninggal dunia.
  7. Bagi mempelai yang berusia dibawah 21 tahun harus ada izin orang tua,
  8. Izin dari pengadilan bagi calon mempelai dibawah usia 21 tahun apabila tidak mendapatkan izin dari orang tua.
  9. Izin dari pengadilan apabila calon mempelai laki-laki dibawah umur 19 tahun dan calon wanita dibawah umur 16 tahun .
  10. Penetapan dari Pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap apabila ada sanggahan.
  11. Izin dari pengadilan apabila ingin kawin lebih dari satu kali.
  12. Kutipan Akta Kelahiran anak yang akan diakui/ disahkan dalam perkawinan.
  13. Bagi mempelai yang berlainan Wilayah Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil dilengkapi dengan hasil pengumuman yang menyatakan tidak ada sanggahan dari Dinas/ Kantor Pencatatan Sipil setempat.
  14. Perjanjian perkawinan apabila kedua mempelai menghendaki dan harus disahkan oleh pegawai pencatatan pada Dinas/ Kantor Pencatatan Sipil.
  15. Pas Photo berdampingan ukuran 4×6 sebanyak 6 (enam) lembar.
  16. 2 (dua) orang saksi yang memenuhi syarat .
  17. Bagi anggota TNI/ POLRI harus ada izin dari Komandan/ Kepala.
  18. Bagi WNA harus memperlihatkan Paspor, Visa, Dokumen Imigrasi, Surat Izin dari Kedubes/ Perwakilan Negara/ Konsulat Jenderal Negara Asing, Rekomendasi dari Deplu c.qDitjend Protokol konsuler apabila Negara Asing tidak ada perwakilannya di Jakarta.

Ketentuan Akta Perceraian:

  1. Setiap peristiwa perceraian yang telah mendapatkan Putusan Pengadilan tetap (Islam dari Pengadilan Agama, Non Islam dari Pengadilan Negeri) harus dilaporkan kepada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.
  2. Pelaporan menggunakan formulir dari Dinas yang telah disepakati bersama instansi yang berwenang untuk membangun stastistik Vital.
  3. Setiap peristiwa perceraian yang telah mendapatkan putusan Pengadilan Negeri harus didaftarkan ke Dinas.
  4. Jangka Waktu pendaftaran paling lambat 60 ( enam puluh ) hari sejak putusan Pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap.
  5. Pencatatan perceraian sebagaimana dimaksud di atas dicatat dalam akta perceraian dan kutipan akta perceraian.Persyaratan:
  6. Salinan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap;
  7. Surat Pengantar dari Panitera Pengadilan;
  8. Kutipan Akta Perkawinan; dan
  9. KTP dan KK suami dan/atau isteri.

MEKANISME:

Pemohon berkewajiban:

  • Mengajukan permohonan secara tertulis dengan menggunakan formulir
  • Melengkapi persyaratan.
  • Mendaftarkan ke dinas.

Dinas berkewajiban :

  • Pasangan suami dan isteri yang bercerai mengisi Formulir Pencatatan Perceraian pada Dinas dengan melampirkan persyaratan.
  • Pejabat Pencatatan Sipil pada Dinas mencatat pada Register Akta Perceraian, memberikan catatan pinggir pada Register Akta Perkawinan dan mencabut Kutipan Akta Perkawinan serta menerbitkan Kutipan Akta Perceraian;
  • Kutipan Akta Perceraian sebagaimana dimaksud pada huruf b diberikan kepada masing-masing suami dan isteri yang bercerai;
  • Dinas sebagaimana dimaksud pada huruf b berkewajiban memberitahukan hasil pencatatan perceraian kepada Dinas atau UPTD Dinas tempat pencatatan peristiwa perkawinan.
  • Jangka waktu penyelesaian 7 ( tujuh ) hari kerja sejak di penuhinya persyaratan oleh pemohon.

pembuatan skck

  1. Fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP) sebanyak 2 lembar.
  2. Fotokopi Kartu Keluarga (KK).
  3. Fotokopi Akta Kelahiran
  4. Fotokopi Ijazah Terakhir.
  5. Pas foto ukuran 4×6 berlatar/background merah sebanyak 6 lembar.
Berbagi Ke :